Dec 082013
 

Kaya , kata ini kadang membuat sebagian umat Islam merasa takut , takut di sematkan padanya orang yg berlebel ” cinta dunia ” , takut untuk bersaing & berperang dalam dunia bisnis , takut tak aman dalam setiap perjalanan, takut kehilangan kemalasan, takut untuk bangun pagi , takut menggunakan mobil mewah , takut terlena akan kemewahan & godaan dunia , takut akan hisab di hari qiamat , takut tak lagi menjadi orang miskin, dan banyak lagi ketakutan2 yg anda jadikan sebagai pegangan hidup.

Apakah kaya dalam Islam tercela ?

Islam sebenarnya sudah membuat konsep yg real agar manusia hidup kaya & berkecukupan , konsep yg paling familiar adalah konsep Zakat, namun banyak disalah artikan , bahwa konsep zakat merupakan konsep kemiskinan, zakat mengajarkan kepada manusia agar menjadi seorang ” Muzakki ” ( orang yg mengeluarkan zakat ), konsep membagi kebahagiaan pada saudara yg lain agar termotivasi untuk menjadi ” Pemberi ” bukan menjadi penerima sepanjang masa.

Fenomena yg kita hadapi justru menjadikan  zakat sebagai konsep kemiskinan, seharusnya si penerima zakat ” merasa malu ” untuk menerima zakat lagi di kemudian hari, zakat merupakan konsep ” berkecukupan “, anda jangan pernah merasa bangga ketika istiqamah menjadi penerima zakat, seharusnya anda berpikir satu hadis nabi yg cukup gamblang menjelaskan bahwa “zakat” merupakan “kotoran manusia” yg di haramkan atas Nabi & keluarganya ..

Bersambung …

MasyaAlloh

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)